Sekolah Mahal dan Prestise Ayah Ibu

      Comments Off on Sekolah Mahal dan Prestise Ayah Ibu

school

Merasakan pengajaran berkualitas tentu menjadi dambaan tiap-tiap pelajar, termasuk bagi ayah dan ibu siswa. Sayangnya, tidak seluruh fasilitas penunjang pengajaran di tiap-tiap sekolah sama. Ada yang fasilitasnya betul-betul sempurna, tapi tidak sedikit sekolah yang bagus dari segi bangunan ataupun infrastrukturnya belum memadai.

Telah menjadi rahasia awam jikalau sekolah dengan bermacam-macam fasilitas lazimnya mematok donasi pembinaan pengajaran (SPP) yang mahal. Hal hal yang demikian membikin siswa yang sekolah di sana berasal dari kalangan menengah ke atas.

Atas fenomena hal yang demikian, seorang ayah dan ibu siswa SMA di Kota Bogor, Wulan, menyebutkan, tidak menampik bila tarif sekolah ketika ini kian mahal. Tapi, demi mendapat pengajaran berkwalitas bagi buah hatinya, ia malahan rela merogoh kocek lebih dalam, termasuk untuk mensupport seluruh keperluan sekolah buah hatinya.

“Sama-sama sekolah negeri, dahulu waktu kakaknya masih Rp150 ribu per bulan, kini sekira empat tahun kemudian telah Rp340 ribu per bulan. Buat aku sebetulnya cukup mahal, tetapi terbukti banyak yang lebih mahal,” tuturnya ketika berbincang dengan belum lama ini.

Apabila dua si kecil ini menyuarakan, tarif bulanan hal yang demikian belum termasuk keperluan sekolah lainnya, seperti fotokopi bahan pembelajaran, prakarya, dan lain sebagainya. Menurutnya, pihak sekolah juga tidak merincikan untuk apa saja uang hal yang demikian, tapi ia sendiri tidak terlalu ambil pusing dan cuma mencontoh peraturan main sekolah.

“Tarif aku tahu untuk tarif komputer, kemudian tabungan perpisahan. Sekiranya ada fasilitas di kelas itu AC dan Wifi,” sebutnya.

Semua sekolah mahal, tutur Wulan, kadang kala juga menjadi kancah adu prestise di kalangan ayah dan ibu siswa. Kebanyakan ayah dan ibu berdaya upaya kian mahal sekolah, karenanya mutu pengajarannya kian bagus. Belum lagi ditambah ayah dan ibu yang bertanding-perlombaan memasukkan buah hatinya ke bermacam-macam kursus atau tuntunan belajar.

“Namun aku menganggap sekolah itu kualitasnya rata-rata hampir sama, apalagi bila negeri. Supaya tergantung buah hatinya pandai atau enggak di sekolah. ya sebagai ayah dan ibu tentu berupaya untuk memberikan yang terbaik untuk si kecil, bagus dari segi bangunan, fasilitas, hingga jalan masuk sekolahnya dekat atau tak dari rumah. si kecil juga nyaman,” pungkasnya.