Apartemen Wajib Memberi Alokasi Untuk Gakin

      Comments Off on Apartemen Wajib Memberi Alokasi Untuk Gakin

Sekarang dapat mendapatkan peluang untuk mempunyai apartemen. Tiap-tiap pengembang yang mau membangun apartemen baru di Surabaya sepatutnya menyediakan sebagian unit kamar yang terhitung hingga 20 persen dari sempurna kamar yang dibangun.

Dengan undang-undang itu, sekiranya apartemen membangun 100 unit kamar, karenanya yang 20 unit kamar sepatutnya diperuntukan bagi gakin. Ketetapan itu telah dituangkan pemerintah dalam undang-undang republik Indonesia Nomor 1 tahun 2011 seputar perumahan dan wilayah permukiman. Ketetapan ini paling lambat akan dilegalkan pemerintah dua tahun sesudah UU ini terbit atau akan dilegalkan mulai 2013 akan datang.

Wakil Ketua Komisi C DPRD Surabaya Simon Lekatompessy menuturkan, undang-undang itu menjadi ketetapan pemerintah yang telah tak dapat diganggu gugat. “Siapa bahkan pengembangnya, nantinya sepatutnya menyediakan 20 persen unit kamarnya bagi gakin,” ujar Simon, Senin (11/6/2012).

Dia melanjutkan, komisi C DPRD Surabaya pada permulaan Juni lalu sempat konsultasi ke Jakarta berkaitan dengan program pembuatan undang-undang tempat (perda) seputar agenda tata ruang kawasan (RTRW) Surabaya ke Kementrian Perumahan Rakyat (Kemenpera). Tetapi dalam konsultasi itu rombongan komisi C dikasih penjelasan soal ketetapan di dalam isi undang-unadng No.1/2011 hal yang demikian.

Seputar penjelasannya, katanya, nantinya segala pengembang apartemen mewah atau simpel sepatutnya membangun unit kamar untuk gakin. Padahal soal teknisnya memang belum dibatasi dalam undang-undang pemerintah (PP). Tetapi, paling tak ilustrasi hal yang demikian telah dapat diterapkan referensi pengembang apartemen di Surabaya ataupun pemerintah kota Surabaya.

Pengembang apartemen di daerah Jakarta Barat, lanjutnya, mulai kini telah dapat membikin program untuk menyambut progres UU hal yang demikian. Secara dalam hal penyediaan ruang atau unit kamar hal yang demikian.

“Soal tanda teknisnya apakah yang 20 persen itu dari bangunan induk apartemen mewahnya atau dapat dibuatkan bangunan di samping apartemen induk hal yang demikian, kami belum tahu. Mari kita tunggu PP sebagi tanda teknisnya,” terang ia.

Namun menurutnya, biar kehidupan di suatu apartemen itu dapat harmonis sehingga kekerabatan antara si kaya dan si miskin terjalin dengan bagus, dewan mau bangunan apartemen untuk gakin dan di kaya jadi satu.

Menurutnya, pantas undang-undang, pengembang sepatutnya menyerahkan fasum ke fasosnya ke pemkot dibatasi dalam UU no.26 tahun 2007 seputar Perapihan Ruang, yang dicontoh dengan Regulasi Pemerintah (PP) No. 15 tahun 2010 seputar Penyelenggaraan Perapihan Ruang, serta Permandagri No. 9 tahun 2009 seputar tanda penyerahan prasarana sarana utilitas perumahan dan permukiman di tempat.

 

 

  • Kunjungi Juga : Apartemen Di Daerah Kebon Jeruk